Facebook marketing adalah segala aktivitas menggunakan akun Facebook dengan tujuan untuk memasarkan produk dan membangun komunikasi intens dengan pelanggan. Seperti Anda ketahui, Facebook adalah platform media sosial yang matang. Platform ini dapat digunakan baik untuk keperluan pribadi maupun tujuan bisnis, seperti menunjang kegiatan promosi.
Pemasaran harus
dimulai dengan tujuan yang jelas. Hal ini akan membantu dalam mengukur apakah
upaya yang dilakukan sudah berhasil. Sebagai gambaran untuk Anda, data dari web
“Sprout Social” menunjukkan bahwa hampir 80% tujuan Facebook marketing adalah
brand awareness. Jika Anda belum menentukan tujuan.Mulai dengan survey ke
pelanggan Anda akan jadi langkah ideal.
2.
Kenali target pasar anda
Mengetahui target
pasar dapat membantu dalam menentukan budget pemasaran hingga menentukan jenis
konten untuk posting. Anda bisa memulai dengan riset, lalu menciptakan buyer
persona dan menentukan brand positioning yang ingin diciptakan. Dengan
menggunakan Facebook Ads, Anda bisa memanfaatkan fitur custom audience. Anda bisa
membuat target audien spesifik berdasarkan data pelanggan yang sudah dimiliki,
pengunjung website, dan lainnya.
3.
Ciptakan konten yang menarik
Selanjutnya
membuat konten yang menarik yang di lengkapi dengan foto maupun video. Strategi
ini berlaku untuk posting di Facebook Page maupun saat beriklan dengan Facebook
Ads. Sebuah data menunjukkan bahwa menggunakan video untuk promosi mampu
menarik 46% konsumen untuk melakukan pembelian produk.
4.
Jadwalkan Posting Konten
Menjadwalkan
posting konten juga sangat penting. Terlalu sering posting tentu akan membuat
kualitas konten kurang maksimal. Waktu ideal masing-masing bisnis bisa saja
berbeda, namun sebuah penelitian menunjukkan bahwa waktu posting konten paling
ideal secara global adalah di hari Rabu pada pukul 9.00-15.00.
5.
Aktif Berkomunikasi dengan Audien
Salah satu tujuan
utama media sosial adalah membangun chanel komunikasi. Pastikan Anda dapat
berkomunikasi dengan konsumen Anda dengan baik. Menjawab komentar konsumen juga
merupakan hal yang tak kalah penting.
6.
Tentukan Budget yang sesuai
Bagi pebisnis
kecil menengah yang baru memulai, sebaiknya pilih cara pembuatan konten yang gratis
atau murah. Tujuannya, agar anggaran bisa digunakan untuk kegiatan lain.
7.
Monitor dan Analisis strategi yang telah
dilakukan
lakukanlah upaya
monitoring, bisa dengan mengamati komentar pengunjung, melihat perkembangan
jumlah share dan like. Hal ini bertujuan untuk mempelajari tipe konten manakah
yang disukai, atau perlukah melanjutkan upaya promosi konten jika hasil
engagement kurang maksimal

Comments
Post a Comment